Senin, 27 April 2015

#PSIKOLOGI PSIKOTERAPI 3

TERAPI PSIKOANALISA

Psikoanalisis merupakan aliran pertama dari ketiga aliran psikologi yang lain ( Behaviorisme, Humanistis, dan  Transpersonal ). Aliran yang di populerkan oleh Sigmund Freud meruapan salah satu teori kepribadian paling kondang
Konsep Terapi Psikoanalisi :
1)      . Struktur Kepribadian
Ø  Id : Id tak punya kontak dengan dunia nyata, tetapi selalu berupa untuk meredam ketegangan dengan cara memuaskan hasrat-hasrat dasar.
Ø  Ego : Satu-satunya wilayah pikiran yang memiliki kontak dengan realita ego berkembang dari id semasa bayi dan menjadi satu-satunya sumber seseorang dalam komunikasi dalam dunia luar.
Ø  Super Ego : Super ego berbeda dengan ego dalam satu hal penting super ego tak punya kontak dengan dunia luar sehingga tuntutan super ego kesempurnaan pun menjadi tidak realistis.

2)      Kecemasan : Freud ( Feist J. dan Feist G. J., 2010 ) menjelaskan bahwa kecemasan merupakan situasi afektif yang dirasa tidak menyenangkan yang diikuti oleh sensasi fisik yang memperingatkan seseorang akan bahaya yang akan mengancam. Perasaan yang tidak menyenangkan ini biasanya samar-samar dan sulit di pastikan. tetapi selalu terasa.
Terdapat 3 macam kecemasan :
Ø  Kecemasan Neurosis : Rasa cemasa akibat bahaya yang tidak diketahui. Perasaan itu sendiri berada pada ego, tetapi dari dorongan-dorongan id. Semasa kanak-kanak, perasaan marah sering kali diikuti oleh rasa takut terhadap hukuman dan rasa takut digeneralisasikan kedalam kecemasan neurosis tidak sadar.
Ø  Kecemasan Moral : Berbakar dari konflik antara ego dan superego. Membangun superego biasanya diusia 5 atau 6 tahun. Mengalami kecemasan yang tumbuh dari konflik antara kebutuhan realistis dan perintah superego.
Ø  Kecemasan Realistis :  terkait erat dengan rasa takut. Kecemasaan ini di definiskan sebagai perasaan yang tidak menyenangkan dan tidak spesifik yang mencangkup kemungkinan bahaya itu sendiri.
Unsur-unsur Terapi
1. Tujuan terapi Psikoanalisis
Ø  Memebntuk kembali struktur karakter individu dengan jalan membantu kesadaran yang tak disadari didalam diri klien
Ø  Fokus pada upaya pengalaman masa anak-anak.
2. Fungsi : Terapis membiarkan dirinya anonym, hanya berbagi sedikit perasaan dan pengalaman sehingga klien memproyeksikan dirinya kepada terapis
3. Peran Terapis :
Ø  Membantu klien dalam mencapai kesadaran diri, kejujuran dalam melakukan hubungan personal dalam menangani kecemasaan secara realistis
Ø  Membangun hubungan personal dalam menangani kecemasan serta realistis
Ø  Membangun hubungan kerja dengan klien, banyak mendengarkan dan menafsirkan
Ø  Terapis memberikan perhatian khusus pada penolakan-penolakan klien

Teknik dasar Terapi Psikoanalisis
1.      Asosiasi Bebas : Suatu metode pemanggilan kembali pengalaman masa lalu dan pelepasan emosi yang berkaitan dengan situasi traumatik di masa lalu.
2.      Penafsiran : Suatu prosedur dalam menganalisis asosiasi bebas, mimpi, resistensi dan transeferensi
3.      Analisis Mimpi : Suatu prosedur yang penting untuk menyikapi bahan yang tidak disadari dan memberikan kepada klien atas beberapa area masalah yang tidak terselesaikan.
4.      Analisis dan Penafsiran Resistensi : untuk membantu klien agar menyadari alasan yang ada dibalik resistensi sehingga dia biasa menanganinya.
5.      Analisis dan Penafsiran Transferensi : Teknik utama dalam psikoanalisis karena mendorong klien untuk menghidupkan kembali masa lalu dalam terapi.

DAFTARPUSTAKA

Feist, J., dan Feist, G., J. 2010. Teori Kepribadian Edisi 7 Buku 1. Diterjemahi oleh : Handrianto. Jakarta: Salemba Humanika
http://indryawati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.2 ( Diakses pada tanggal : 04/12/15 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar